Berita Mahasiswa

Gerbang Perguruan Tinggi sangat berbeda dengan Sekolah Menengah yang baru saja teman - teman lewati. Bangku kuliah, bukan bangku untuk bersantai, melainkan menjadi fasilitas dalam pengembangan ilmu dan pengetahuan. 

 

Ada 2 jenis kegiatan akademik di perguruan tinggi, yaitu kegiatan Intrakurikuler dan Ekstrakurikuler. Kegiatan Intrakurikuler adalah kegiatan Akademik reguler yang wajib diikuti oleh mahasiswa. Kegiatan ini telah dirancang berdasarkan kurikulum yang berlaku. Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara digunakan sebagai pedoman.

 

Penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan. Kegitan Intrakurikuler dilakukan terjadwal. Kegiatan Ekstrakurikuler adalah kegiatan akademik yang tidak reguler, tidak diatur secara langsung serta tidak terjadwal. Mahasiswa tidak diwajibkan mengikuti kegiatan ekstrakurikuler, tetapi jika aktif, disini akan sangat bermanfaat di masa depan. Perlu Saya tegaskan bahwa kegiatan intrakurikuler hanya memberikan kepada anda 15% dari pengetahuan dan keterampilan yang harus anda kuasai, sedangkan 85%-nya ada pada kegiatan ekstrakurikuler.

 

Kegiatan akademik intrakurikuler di perguruan tinggi didasarkan kepada Sistem Kredit Semester (SKS). SKS adalah suatu sistem penyelenggaraan pendidikan dengan menggunakan satuan kredit semester (sks) untuk menyatakan beban studi mahasiswa, beban kerja dosen, pengalaman belajar, dan beban penyelenggaraan program yang tidak menganut sistem kenaikan tingkat. Satuan Kredit Semester (SKS) adalah takaran penghargaan terhadap pengalaman belajar yang diperoleh selama satu semester.

 

Dalam kaitannya dengan sistem ini ada istilah ”nilai kredit”. Nilai kredit adalah ukuran beban studi mahasiswa dan beban tugas mengajar tenaga pengajar yang dinyatakan dengan sks. Masing - masing program mempunyai beban studi yang berbeda-beda. Untuk program    sarjana (S1) di Institut Manajemen Wiyata Indonesia jumlah 144 sks, Satu sks 45 menit.

- 1 semester 14 pertemuan, tatap muka 12 kali dan 2 kali kegiatan lapangan.

- 1 semester maksimal 24 sks

- kegiatan ART/SPORT

Kegiatan ART diadakan sekali seminggu setiap hari senin pagi pukul 07.00 - 10.00 WIB yang terdapat beberapa kegiatan yaitu tradiata, paduan suara, serudes, teater, dan lain-lain. Kegiatan SPORT diadakan seminggu sekali tiap hari Senin pukul 13.00 - 15.00 WIB yang terdapat beberapa kegiatan yaitu vollyball, badminton, futsal, renang, dll.

 

Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang  dilakukan seluru mahasiswa Institut Manajemen Wiyata Indonesia untuk mengasa kemampuan atau keterampilan yang dimiliki oleh setiap mahasiswa sehingga pada saat lulus boleh membawa keterampilan diberbagai bidang. Mahasiswa Institut Manajemen Wiyata Indonesia sangat bangga terhadap keterampilan yang dimiliki karena tidak semua kampus menerapkan ART/SPORT. 

 

Sistem perkuliahan di perguruan tinggi berbeda jika dibandingkan dengan di SD - SMA. Di perguruan tinggi anda dituntut mandiri dalam setiap kegiatan akademik anda. Buku - buku yang dijadikan acuan dalam perkuliahan juga tidak mengacu kepada satu buku teks tetapi beberapa buku teks. Dosen hanya memberikan beberapa buku yang dijadikan acuan dalam mata kuliah tersebut. Selanjutnya anda diwajibkan membaca, memahami dan memperkayanya. Dosen biasanya hanya memberikan intisari dari ipteks yang disampaikannya. Oleh sebab itu, mahasiswa berkewajiban belajar mandiri baik dari buku - buku acuan yang disarankan oleh dosen maupun yang tidak disarankan. Sebagai mahasiswa, harus  mengikuti perkembangan ilmu dengan membaca jurnal - jurnal yang relevan. Sebab, jurnal merupakan sumber primer perkembangan ipteks.

Penulis : Robert Roya

Program Studi Manajemen

Tags: Law, Juggement, lawyer, Cases